KepoWin Teknologi Teknik Hacking Paling Berbahaya di Dunia

Teknik Hacking Paling Berbahaya di Dunia

Teknik Hacking Paling Berbahaya di Dunia

Teknik Hacking Paling Berbahaya – Mungkin sebagian besar dari kalian sudah tidak asing lagi dengan istilah Hacking. Yaps hacking merupakan salah satu aksi kejahatan yang dilakukan oleh para pertas.

Dalam mengambil berbagai macam tindakan mulai dari perlawanan untuk melawan kezoliman, Aksi kejahatan dan beragam hacking yang lainnya dengan tujuan nya yang berbeda-beda.

Oleh karena itu sekarang ini kalian harus bisa mengenal berbagai macam teknik hacking yang sering terjadi. Nah oleh karena itu di dalam kesempatan rangkuman kali ini kepowin.com akan membahas seputar Teknik Hacking Paling Berbahaya.

Nah mau tau daftar apa saja hacking yang berbahaya ? Yuk simak pembahasan singkat ini sampai habis, Selamat membaca.

1. Phishing

Baca juga – Akun Pejuang Opposite6890

Salah satu teknik paling berbahaya yang digunakan saat ini adalah Phishing. Sulit untuk menemukan orang yang tidak tahu apa itu phishing. Namun banyak pengguna masih ditipu oleh peretas setiap hari.
Phishing menyiratkan replikasi situs web dengan tujuan mencuri uang atau informasi pribadi.

Dan begitu pengguna memasukkan detail kartu kreditnya, misalnya, peretas akan memiliki akses ke data itu dan dapat menggunakan informasi yang diterima untuk keuntungannya sendiri.

2. Virus dan kode berbahaya

Peretas dapat merayapi hampir ke situs web mana pun dan meninggalkan ‘database malware’ atau memasukkan kode ke dalam file situs web. Ada berbagai macam virus, dan masing-masing dapat memengaruhi situs yang terinfeksi secara berbeda. Tetapi tidak ada keraguan bahwa virus, apapun jenisnya, tidak akan menguntungkan bisnis Anda.

3. UI Redress

Baca juga – Daftar Perintah Android Debug Bridge

Teknik ini mirip dengan phishing. Tetapi dalam kasus ini, seorang peretas akan membuat antarmuka pengguna tersembunyi palsu. Setelah pengguna mengklik tombol dengan maksud untuk melanjutkan ke halaman tertentu, dia akan menemukan dirinya di situs web yang tidak dikenal, biasanya dengan konten yang tidak pantas.

4. Cookie Theft

Dengan bantuan peretas perangkat lunak berbahaya dapat mencuri cookie browser Anda. Dan cookie itu berisi banyak informasi penting: riwayat penelusuran, nama pengguna, dan kata sandi. Seperti yang Anda pahami, data itu juga dapat berisi login dan kata sandi ke panel administrator situs web Anda.

5. Denial of Service (DoS\DDoS)

Baca juga – Aplikasi File Manager Android Terbaik untuk tahun 2021

DDOS adalah singkatan dari Distributed Denial of Service. Serangan DDOS adalah cara untuk membuat server tertentu tidak tersedia atau, dengan kata lain, cara untuk merusak server.

Untuk mengganggu atau merusak server, peretas akan menggunakan bot. Tujuan jiwa bot itu adalah mengirim permintaan ke situs web, banyak permintaan. Akibatnya, server yang tidak dapat memproses semua permintaan yang diterima akan macet. Hal yang paling berbahaya tentang teknik ini adalah bahwa seorang peretas dapat merusak server dalam waktu yang relatif kecil

6. DNS spoofing

Malware ini juga dikenal sebagai keracunan cache DNS. Ini melibatkan data cache lama yang mungkin Anda lupakan. Kerentanan dalam sistem nama domain memungkinkan peretas mengalihkan lalu lintas dari situs web Anda ke situs jahat. Selain itu, peretas dapat memprogram serangan ini sehingga server DNS yang terinfeksi akan menginfeksi DNS lain dan seterusnya.

7. SQL injection

Jika situs web Anda memiliki kerentanan dalam database atau pustaka SQL-nya, peretas bisa mendapatkan akses ke informasi rahasia Anda dengan menipu sistem. Jadi tidak mengherankan bahwa injeksi SQL juga bisa menjadi alat yang sederhana. Tetapi alat sederhana ini dapat memungkinkan peretas mengakses informasi penting dari situs web Anda.

8. Keylogger injection

The Keylogger yang sangat sederhana dan kode berbahaya berbahaya.
Malware mencatat penekanan tombol, menangkap semua tindakan pengguna di keyboard, dan mengirim semua yang telah direkam ke peretas; itu juga menginstal skrip berbahaya yang menghasilkan penambang cryptocurrency dalam browser.

Jika seorang peretas berhasil memperoleh data, maka hasil peretasan tersebut akan dicuri kredensial admin yang memungkinkan peretas untuk dengan mudah masuk ke situs web Anda

9. Non-targeted website hack

Dalam kebanyakan kasus, peretas tidak menargetkan situs web tertentu. Mereka lebih tertarik pada peretasan besar-besaran.
Sangat mudah untuk mengalami serangan non-target – Anda hanya perlu mengabaikan kerentanan CMS, plugin, atau template. Celah apa pun adalah peluang untuk terlihat oleh peretas dan menjadi korban selama serangan berikutnya.

Peretas dapat menemukan situs web dengan kelemahan serupa dengan mudah. Mereka selalu dapat menggunakan Basis Data Peretasan Google untuk menerima daftar situs web rentan yang memiliki properti yang sama. Misalnya, peretas dapat menemukan semua situs web terindeks yang memasang plugin rentan. Atau situs web dengan katalog yang tidak disembunyikan.

10. Brute force

Serangan Brute Force adalah metode sederhana untuk mendapatkan akses ke situs web. Ia mencoba berbagai kombinasi password lagi dan lagi sampai masuk. Tindakan berulang ini seperti tentara yang menyerang sebuah benteng.

Kesimpulan Singkat

Nah itu dia pembahasan singkat yang sudah kami rangkum dalam artikel kali ini dengan pembahasan tema yaitu dengan judul Teknik Hacking Paling Berbahaya.

Jika kalian suka dengan rangkuman kami maka bolehlah sebarkan seluas-luasnya mulai dari media sosial seperti whatsapp, facebook,

Dan beragam hal yang lainnya sebagai apresasi kalian di dalam membaca rangkuman admin yang sudah kami buat selama ini.

Semoga rangkuman kali ini bisa bermanfaat untuk kalian semua dalam pembahasan yang berati ini.

0/5 (0 Reviews)
8 Likes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Comment